Aku ingin seperti gunung yang tegar
tenang penuh kebijaksanaan
Ketika marah di hantamnya tanah-tanah dengan ganas
lewat laharnya yang panas
namun marahnya bukan merusa
tapi membangun kembali kesuburan tanah
yang telah lama hilang di lahap mulut –mulut lapar dari mahluk yang bernama manusia

Dari jauh tubuhnya yang kekar
Begitu perkasa mencakar langit
Bajunya yang disulam dengan benang warna hijau biru
Sangat indah di pandang mata .

Aku ingin seperti gunung
Yang penuh kehangatan
Mendekap hewan-hewan dan tumbuhan
Yang dalam dekapanya semua terlindung dalam damai
Di tubuhnya kesejukan menebar dengan aromanya yang mempesona
Kesegaran memancar dengan derasnya

Dengan tangannya yang lembut
Dia selimuti tubuh-tubuh yang terlelap
Dalam dekapanya dengan kabut
Lagu-lagu nina bobo yang melantun dalam suasana hening makin melelapkan mata

Aku ingin seperti gunung yang yang penuh kerendahan
Bersujud di depan singgasana Sang Raja
Aku ingin seperti gunung yang dari bibirnya terlantun puji-pujian
Yang berasal dari sungai –sungai jiwanya dengan penuh khusyuk

Jakarta,22 Juni 2000
posted by KATURALISME at 9:37 PM

posted by KATURALISME at 9:37 PM